Skip to content
Sen. Agu 3rd, 2026
Trending News: Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah 219: Menginfakkan Seluruh Harta, Bolehkah?Ketika Orang Arab Badui Mengencingi MasjidAsbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 215: Siapakah yang Lebih Utama Untuk Diberi Sedekah?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 113: Ketika Orang Yahudi dan Nasrani Saling Berdebat AgamaAir Liur Kucing, Benarkah Ia Najis?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 108: Terima Saja dan Jangan Persulit DiriNAJIS JILATAN ANJING HILANG DENGAN TUJUH BASUHAN: DARI MANA DASARNYA?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 195: Arti dari “Menjerumuskan Diri Dalam Kebinasaan”Berlaku Adil Kepada AnakAsbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 168: Bersumpah Tidak Memakan Sebagian Makanan yang HalalSumur Budha’ah dan Masalah Air yang Suci dan MensucikanAir laut dan bangkai hewan laut, sucikah?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 164: Ketika Orang-orang Musyrik Bingung Hanya ada Satu Tuhan yang EsaKisah Nabi Shaleh dan Pembangkangan Kaum TsamudRenungan Ibrahim tentang Tuhan Alam SemestaKetika Dengki Mengalahkan Persaudaraan: Hikmah dan Pelajaran dari Kisah Qabil dan HabilKisah Qabil dan Habil: Pelajaran Tentang Takwa dan Bahaya KedengkianDIALOG ANTARA NABI ADAM DAN TUHANNYAASBABUN NUZUL SURAT AL-BAQARAH AYAT 115 & 144: Sejarah Pemindahan Arah KiblatTOLONGLAH SAUDARAMU SAAT DIA BERLAKU ZHALIM???ASBABUN NUZUL SURAT AZ-ZUMAR AYAT 3: “Kami menyembah berhala hanya sebagai perantara saja”Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 89: “Ketika orang Yahudi tak rela Muhammad menjadi Nabi”
Kota Tangerang, Banten, Indonesia
SejarahDalil.com

SejarahDalil.com

Menelusuri Konteks Sejarah Ayat dan Hadis

  • Get Started
  • Home
  • Asbabun Nuzul
    • Ayat Ahkam
    • Ayat Ghairu Ahkam
  • Asbabul Wurud
    • Hadis Ahkam
    • Hadis Ghairu Ahkam
  • Kisah Dalam Al-Qur’an
Sen. Agu 3rd, 2026
Trending News: Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah 219: Menginfakkan Seluruh Harta, Bolehkah?Ketika Orang Arab Badui Mengencingi MasjidAsbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 215: Siapakah yang Lebih Utama Untuk Diberi Sedekah?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 113: Ketika Orang Yahudi dan Nasrani Saling Berdebat AgamaAir Liur Kucing, Benarkah Ia Najis?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 108: Terima Saja dan Jangan Persulit DiriNAJIS JILATAN ANJING HILANG DENGAN TUJUH BASUHAN: DARI MANA DASARNYA?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 195: Arti dari “Menjerumuskan Diri Dalam Kebinasaan”Berlaku Adil Kepada AnakAsbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 168: Bersumpah Tidak Memakan Sebagian Makanan yang HalalSumur Budha’ah dan Masalah Air yang Suci dan MensucikanAir laut dan bangkai hewan laut, sucikah?Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 164: Ketika Orang-orang Musyrik Bingung Hanya ada Satu Tuhan yang EsaKisah Nabi Shaleh dan Pembangkangan Kaum TsamudRenungan Ibrahim tentang Tuhan Alam SemestaKetika Dengki Mengalahkan Persaudaraan: Hikmah dan Pelajaran dari Kisah Qabil dan HabilKisah Qabil dan Habil: Pelajaran Tentang Takwa dan Bahaya KedengkianDIALOG ANTARA NABI ADAM DAN TUHANNYAASBABUN NUZUL SURAT AL-BAQARAH AYAT 115 & 144: Sejarah Pemindahan Arah KiblatTOLONGLAH SAUDARAMU SAAT DIA BERLAKU ZHALIM???ASBABUN NUZUL SURAT AZ-ZUMAR AYAT 3: “Kami menyembah berhala hanya sebagai perantara saja”Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 89: “Ketika orang Yahudi tak rela Muhammad menjadi Nabi”
Kota Tangerang, Banten, Indonesia
  • Home
  • Asbabun Nuzul
    • Ayat Ahkam
    • Ayat Ghairu Ahkam
  • Asbabul Wurud
    • Hadis Ahkam
    • Hadis Ghairu Ahkam
  • Kisah Dalam Al-Qur’an
SejarahDalil.com

SejarahDalil.com

Menelusuri Konteks Sejarah Ayat dan Hadis

  • Get Started

DIALOG ANTARA NABI ADAM DAN TUHANNYA

  1. Home
  2. DIALOG ANTARA NABI ADAM DAN TUHANNYA

DIALOG ANTARA NABI ADAM DAN TUHANNYA

  • Achmad Reza FahlepiAchmad Reza Fahlepi
  • Kisah Dalam Al-Qur'an
  • Juni 11, 2026
  • 1 Comments
Ilustrasi seseorang yang sedang bermunajat

Nabi Adam sangatlah menyesal ketika dia diturunkan oleh Allah ke bumi hanya karena melakukan suatu kekhilafan yaitu mendekati pohon terlarang. Sebelumnya, Nabi Adam berada di Surga dan dengan bebas dapat menikmati segala kenikmatan yang ada di dalamnya. penyesalan ini sangatlah wajar, karena biar bagaimanapun Nabi Adam adalah hamba Allah yang juga sangat membutuhkan rahmat Allah disetiap hayat hidupnya bahkan juga setelah wafatnya, karena tidak ada satupun makhluk di muka bumi ini yang mau dijauhkan dari rahmat Allah. oleh karena itu ketika Nabi Adam diperintahkan untuk turun ke bumi, pastilah penyesalan mendalam sangatlah membuat dirinya menderita.

Berkenaan hal ini, ada satu kisah menarik yang disampaikan oleh As-Suddi, ia berkata bahwa kisah ini bersumber dari Ibnu Abbas, salah seorang sahabat kenamaan Rasulullah SAW. Dimana pernah terjadi percakapan antara Nabi Adam dengan Allah swt. Nabi Adam mendahului perkataanya “ya rabb, bukankah engkau telah menciptakanku dengan tanganmu?” Allah menjawab “ya”. “dan engkau juga tiupkan ruhmu kepadaku?” Maka Allah pun menjawab “ya”. “dan ketika aku bersin maka engkau mendoakanku dengan ucapanmu “semoga Allah merahmatimu?”. Allah pun menjawab “ya”.

“bukankah Rahmatmu juga mendahului kebencianmu” lanjut Nabi Adam. Sekali lagi Allah pun menjawab “ya”. Kemudian Nabi Adam melanjutkan kembali pertanyaannya, “engkau pun telah menetapkanku untuk berbuat hal yang seperti ini?” (maksudnya merujuk kepada peristiwa memakan buah terlarang), maka Allah pun menjawab “ya”. Kemudian Adam bertanya sekali lagi. “ya rabb, bagaimana pandanganmu jika aku bertobat, apakah engkau akan mengembalikan aku kembali ke dalam surga?” maka Allah mengatakan “tentu”. Akhirnya dengan sebab itulah Allah mewahyukan beberapa kalimat kepada Nabi Adam sebagai bentuk pengakuan taubatnya dan sebagai syarat supaya taubatnya itu diterima oleh Allah, hal ini sesuai dengan firman Allah di dalam surat Al-Baqarah ayat 37 yang berbunyi:

فَتَلَقّٰٓى اٰدَمُ مِنْ رَّبِّهٖ كَلِمٰتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۗ اِنَّهٗ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

“Kemudian, Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, lalu Dia pun (Tuhannya) menerima tobatnya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 37)

Beberapa para pakar tafsir, termasuk juga Ibnu Katsir, mengartikan beberapa kalimat yang diilhamkan kepada Nabi Adam sesuai makna dari ayat di atas, adalah beberapa kalimat yang ada di dalam petikan surat Al-A’raf ayat 23, yang berbunyi:

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ

“Keduanya (Adam dan Hawa) berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

Sebenarnya kesalahan Nabi Adam itu sangat sepele sekali, yaitu dia mendekati sekaligus mencicipi buah yang telah dilarang Allah, dan hanya karena kesalahan itulah Allah marah kepada Adam. Memang begitulah beratnya beban yang dipikul oleh para Nabi, kesalahan kecil yang dilakukan oleh para Nabi adalah dosa besar jika ditimbang kepada orang awam. Tetapi Allah itu memiliki ampunan yang seluas langit dan bumi, bahkan seluas alam semesta, sehingga Adam berkata سَبَقَتْ رَحْمَتُكَ غَضَبَكَ (rahmatmu mendahului murkamu) sebagai pengertian bahwa Allah itu Maha Pengampun. Sehingga dosa sebesar apapun selama mau kembali kepada Allah pastilah dia akan menerimanya.

Hanya saja, banyak orang salah pengertian, bahwa Allah itu Maha Pengampun pasti benar adanya, tapi yang belum pasti adalah apakah setiap orang yang berdosa itu mau meminta ampunannya atau tidak, oleh karena itu, buat orang yang senang bergelimang maksiat dan tidak ada kesungguhan untuk bertobat, jangan juga dia mengharapkan ampunan Allah itu. Karena Allah mengampuni kepada siapa saja yang mau mendapat ampunannya, bukan kepada semua makhluk yang santai saja dalam melakukan dosanya. Kalau sudah banyak melakukan dosa dan ia bertobat dengan berusaha beramal baik dan meminta ampunannya, barulah layak untuk mengharapkan ampunan dari Allah. sekelas Nabi saja masih meminta ampunan, maka sudah sewajarnya bagi hamba biasa untuk lebih keras lagi berusaha memohon ampunannya.



Achmad Reza Fahlepi

Referensi Kitab Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 37

Achmad Reza Fahlepi

Navigasi pos

Kisah Qabil dan Habil: Pelajaran Tentang Takwa dan Bahaya Kedengkian

Related Posts

Kisah Nabi Shaleh dan Pembangkangan Kaum Tsamud
  • Sejarah DalilSejarah Dalil
  • Juni 15, 2026
  • 0 Comments
Kisah Nabi Shaleh dan Pembangkangan Kaum Tsamud

Nabi Shalih as. merupakan nabi yang diutus untuk menyampaikan dakwah kepada kaum tsamud, kaum yang hidup setelah…

Continue reading
Renungan Ibrahim tentang Tuhan Alam Semesta
  • Sejarah DalilSejarah Dalil
  • Juni 15, 2026
  • 1 Comments
Renungan Ibrahim tentang Tuhan Alam Semesta

Nabi Ibrahim dan Penghancuran Berhala Kisah Nabi Ibrahim As. mencari tuhan mungkin sudah tidak asing lagi di…

Continue reading

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah 219: Menginfakkan Seluruh Harta, Bolehkah?
  • Ketika Orang Arab Badui Mengencingi Masjid
  • Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 215: Siapakah yang Lebih Utama Untuk Diberi Sedekah?
  • Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 113: Ketika Orang Yahudi dan Nasrani Saling Berdebat Agama
  • Air Liur Kucing, Benarkah Ia Najis?

Recent Comments

  1. Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah 219: Menginfakkan Seluruh Harta, Bolehkah? - SejarahDalil.com mengenai Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 215: Siapakah yang Lebih Utama Untuk Diberi Sedekah?
  2. Ahfiz mengenai Sumur Budha’ah dan Masalah Air yang Suci dan Mensucikan
  3. Daud mengenai Air laut dan bangkai hewan laut, sucikah?
  4. Siti Azizah mengenai ASBABUN NUZUL SURAT AZ-ZUMAR AYAT 3: “Kami menyembah berhala hanya sebagai perantara saja”

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026

Categories

  • Ayat Ahkam
  • Ayat Ghairu Ahkam
  • Hadis Ahkam
  • Hadis Ghairu Ahkam
  • Kisah Dalam Al-Qur'an

Other Story

Ayat Ahkam

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah 219: Menginfakkan Seluruh Harta, Bolehkah?

  • Achmad Reza Fahlepi
  • Juli 31, 2026
Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah 219: Menginfakkan Seluruh Harta, Bolehkah?
Hadis Ahkam

Ketika Orang Arab Badui Mengencingi Masjid

  • Achmad Reza Fahlepi
  • Juli 29, 2026
Ketika Orang Arab Badui Mengencingi Masjid
Ayat Ahkam

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 215: Siapakah yang Lebih Utama Untuk Diberi Sedekah?

  • Achmad Reza Fahlepi
  • Juli 27, 2026
Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 215: Siapakah yang Lebih Utama Untuk Diberi Sedekah?
Ayat Ghairu Ahkam

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 113: Ketika Orang Yahudi dan Nasrani Saling Berdebat Agama

  • Achmad Reza Fahlepi
  • Juli 22, 2026
Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 113: Ketika Orang Yahudi dan Nasrani Saling Berdebat Agama
Hadis Ahkam

Air Liur Kucing, Benarkah Ia Najis?

  • Achmad Reza Fahlepi
  • Juli 16, 2026
Air Liur Kucing, Benarkah Ia Najis?
Ayat Ghairu Ahkam

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 108: Terima Saja dan Jangan Persulit Diri

  • Achmad Reza Fahlepi
  • Juli 13, 2026
Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 108: Terima Saja dan Jangan Persulit Diri
  • Privacy Policy
  • Terms and Conditions
  • Tentang Kami
  • Contact Us
Copyright © 2026 SejarahDalil.com | Powered by Desert Themes
Back to Top

Terms and Conditions - Privacy Policy